Minggu, 01 Desember 2013

Browse Manual » Wiring » » » Manajemen lingkungan

Manajemen lingkungan

PROGRAM MANAJEMEN LINGKUNGAN
Teknik Lingkungan adalah sebuah program studi yang berusaha untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan dengan pendekatan teknologi. Teknik Lingkungan dijabarkan sebagai pemikiran keteknikan dan keterampilan dalam memecahkan masalah pengendalian lingkungan yang menyangkut penyediaan air minum; sistem pembuangan dan pendaurulangan buangan cair, padat, dan gas; sistem drainase perkotaan dan desa serta sanitasi lingkungan; pengendalian pencemar dan pengelolaan kualitas air, tanah, dan udara; serta pengendalian dan pengelolaan dampak lingkungan.

Program manajemen lingkungan merupakan penjabaran tujuan dan sasaran lingkungan dalam bentuk kegiatan operasional organisasi, dengan berfokus pada hasil kinerja lingkungan. Organisasi harus menyusun program manajemen lingkungan untuk memenuhi dan mencapai kebijakan lingkungan serta tujuan dan sasaran lingkungan organisasi.

Program manajemen lingkungan adalah rencana tindak yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan dan sasaran lingkungan. Oleh karenanya, progam manajemen lingkungan harus berkaitan langsung dengan tujuan dan sasaran – yaitu hubungan antara konsep dan penerapan. Kemajuan tujuan dan sasaran harus dapat terukur.

Program manajemen lingkungan sebaiknya dibuat untuk setiap tujuan dan sasaran lingkungan dan dijabarkan pada setiap tingkat dan fungsi organisasi yang relevan. Penyusunan program manajemen lingkungan sebaiknya berawal dari fungsi/tingkat organisasi yang terkait (bottom-up approach). 

Perencanaan program manajemen lingkungan hendaknya dipadukan dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari rencana strategi organisasi keseluruhan, rencana strategi kegiatan/usaha organisasi. Program manajemen lingkungan sebaiknya mencakup pula rencana kegiatan, jadual waktu pelaksanaan, kriteria/indikator pencapaian, dan penanggungjawab pelaksana dari setiap program. 

Dalam merencanakan dan menerapkan program manajemen lingkungan, sebaiknya digunakan pendekatan struktur masalah, yang terdiri dari 5 (lima) tahap kegiatan, yaitu: (a) identifikasi (identification); (b) analisis sebab (cause analysis); (c) analisis pemecahan (solution analysis); (d) implementasi (implementation); dan (e) kaji ulang (review). 

Program manajemen lingkungan harus dievaluasi dan dikaji kesesuaiannya secara periodik sesuai perubahan yang terjadi pada tujuan dan sasaran lingkungan organisasi. Bilamana diperlukan dapat dilakukan tindakan koreksi dan pencegahan untuk menjamin efektifitas pelaksanaan program manajemen lingkungan.

Untuk mememastikan efektifitas, program manajemen lingkungan organisasi sebaiknya menetapkan:

Penanggungjawab untuk mencapai sasaran (siapa yang akan melaksanakan?) 
Tahapan untuk mencapai sasaran (bagaimana melaksanakannya?) 
Apa kegiatan yang secara khusus akan dilaksanakan? 
Kerangka waktu untuk mencapai sasaran tersebut (kapan?) 

Bila tidak tersedia cukup informasi untuk menetapkan sasaran yang kuantitatif, maka tahap pertama program adalah mengumpulkan data dan informasi atau mengevaluasi program dalam rangka menetapkan sasaran yang terukur di waktu mendatang.

Perlu diingat, bahwa program manajemen lingkungan bersifat dinamis. Oleh karenanya, pertimbangkan untuk memodifikasi program manajemen lingkungan apabila:

Tujuan dan sasaran mengalami perubahan atau penambahan; 
Ketentuan dan persyaratan hukum dan peraturan baru diterapkan atau mengalami perubahan; 
Kemajuan yang sangat berarti dari tujuan dan sasaran lingkungan telah tercapai (atau tidak tercapai); atau 
Terjadi perubahan pada produk, jasa, proses, atau fasilitas atau timbulnya masalah-masalah baru. 

TIPS
Kembangkan rencana dan program yang telah dimiliki organisasi untuk penaatan lingkungan (dokumen RKL/RPL atau UKL/UPL), kesehatan dan keselamatan kerja, atau manajemen mutu. 
Libatkan karyawan organisasi sejak awal dalam penetapan program manajemen lingkungan. 
Komunikasikan dengan jelas harapan dan tanggungjawab yang tertera dalam program manajemen lingkungan kepada personil-personil kunci organisasi 
Kaji ulang program manajemen lingkungan saat terjadi perubahan pada produk, proses, fasilitas, atau bahan baku. Pastikan pengkajian ulang merupakan bagian dari proses perubahan manajemen tersebut. 
Jaga program tetap sederhana dan berfokus pada penyempurnaan berkelanjutan sepanjang waktu.
  • Prosedur Sederhana Program Manajemen Lingkungan
Referensi; http://bpkimi.kemenperin.go.id/bpkimi/extension/panduan_iso/module07.htm

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar